Pengaruh Komunikasi Informasi Edukasi Menggunakan Brosur Strategi Konseling Berimbang Terhadap Tingkat pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Kb Implan Di Desa Maos

Isi Artikel Utama

Elisa Rahmawati
Inggar Ratna Kusuma

Abstrak

Latar belakang: Data World Health Otganization tahun 2020, bila dibandingkan negara ASEAN lain, penggunaan alat kontrasepsi di Indonesia melebihi rata-rata yaitu 61% dari ASEAN 58,1% (WHO, 2020). Jumlah Wanita Usia Subur di Desa Maos, Cilacap per Desember 2024 adalah 859 dengan angka akseptor KB implan ada 84 pengguna atau sekitar 9,77%. Tujuan: Menganalisis Pengaruh Komunikasi Informasi Edukasi menggunakan Brosur Strategi Konseling Berimbang Terhadap Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang KB Implan di Desa Maos.


Metode: Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-experimental. Desain penelitian ini menggunakan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan consentive sampling dan diperoleh 72 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Brosur Strategi Konseling berimbang dan Kuesioner pengetahuan tentang KB implan. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan 95%.


Hasil: Uji Wilcoxon dengan software SPSS dan menghasilkan p-value sebesar 0.001 < 0,05 artinya ada pengaruh Komunikasi Informasi Edukasi menggunakan Brosur Strategi Konseling Berimbang terhadap Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang KB Implan di Desa Maos. Kesimpulan : Komunikasi Informasi Edukasi menggunakan Brosur Strategi Konseling Berimbang berpengaruh terhadap Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang KB Implan di Desa Maos .

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Referensi

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.