HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN
Abstrak
Latar Belakang : Tanda bahaya kehamilan merupakan gejala yang dapat menandakan adanya komplikasi yang membahayakan keselamatan ibu dan janin. Pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan sangat penting dalam upaya deteksi dini dan pencegahan risiko. Berdasarkan data di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung pada tahun 2024 jumlah ibu hamil dengan faktor resiko sebanyak 68 orang.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik ibu hamil (usia, pendidikan, pekerjaan, dan graviditas) dengan tingkat pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung OKU.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 55 ibu hamil yang ditentukan secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner.
Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=1,000), pekerjaan (p=1,000), dan graviditas (p=0,722) dengan tingkat pengetahuan. Namun terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan (p=0,000).
Kesimpulan: Pendidikan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap pengetahuan ibu hamil, sehingga peningkatan literasi kesehatan melalui pendidikan dan penyuluhan sangat diperlukan.
Kata kunci: Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Graviditas, Tingkat Pengetahuan, Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan
Referensi
Retnaningtyas, E. (2021). Kehamilan dan asuhan kebidanan pada ibu hamil (pp. 1–216). Strada Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Pengenalan tanda-tanda bahaya kehamilan, persalinan, dan nifas
Triana, A., Febriati, R., Megasari, M., & Israyati, N. (2021). Buku ajar asuhan kebidanan kehamilan. STIKes Hang Tuah.
Wijayanti, G. P., Supramawati, N. M. A. A., Sulaeman, R., Sukmawati, & Irwansyah. (2022. Influence of health education about danger signs of pregnancy on knowledge and attitude of pregnant mothers and husbands. European Journal of Research and Development for Sustainable, 3(3), 41–46.
World Health Organization. (2021. Trends in maternal mortality 2000 to 2020: estimates by WHO, UNICEF, UNFPA, World Bank Group and UNDESA/Population Division. Geneva: World Health Organization.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023. Layanan data kesehatan keluarga 2022 Bab 5
Kartika, R. P., & Nor’aini, Y. (2024). Penyuluhan tanda-tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil dan keluarga dalam upaya menurunkan kasus kematian ibu di Puskesmas Mayong II Mayong Jepara. Hikmah Journal of Community Service, 2(2), 7–12.
Sumarni, S. (2014). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap perilaku ANC. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 10(4). chrome-extension://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://scholarhub.unhas.ac.id/cgi/viewcontent.cgi?article=1069&context=mkmi. Diakses pada tanggal 6 Februari 2025.
Dinas Kesehatan Kabupaten OKU. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2023.
Panduwinata, V. S., Rahmadini, A. F., & Yusnia, N. (2022). Faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya dan masalah lain pada kehamilan. Journal of Midwifery Care, 2(2), 1–10. https://doi.org/10.34305/JMC.V2I2.418 Diakses pada tanggal 15 Februari 2025.
Batubara, R. A., Pasaribu, U., Antira, S. A., Manurung, M., & Harahap, H. M. (2023). Hubungan karakteristik ibu hamil dengan pengetahuan tentang tanda bahaya pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur Kabupaten Paluta. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 8(1), 75–82.
Budiarti, V. (2018). Hubungan karakteristik ibu dan dukungan suami dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan (Studi dilakukan di BPM Sumidyah Ipung, Amd. Keb). Skripsi. Universitas Brawijaya. http://repository.ub.ac.id/id/eprint/167340/1/Vivi%20Budiarti.pdf diakses pada tanggal 5 Februari 2025.
Budiman, & Riyanto, A. (2013). Kapita selekta kuisioner pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan (pp. 66-69). Salemba Medika.
Puranty, P. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya pada kehamilan di TPMB Badan Dian Kristiningrum, S.Tr.Keb Depok. Jurnal Kesehatan Indonesia, 1(10), 1–10.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Revisi ed.). Rineka Cipta.
Siti Herlianai. (2016). Hubungan Status Pekerjaan dan Pendidikan dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Jurnal Obstretika Scientia Vol 4 No. 1 Tahun 2016. Https://efaidnbmnnnibpcajpcglclefindmkaj/https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=3335451&val=29292&title=Hubungan%20Status%20Pekerjaan%20dan%20Pendidikan%20dengan%20Pengetahuan%20Ibu%20Hamil%20Tentang%20Tanda%20Bahaya%20Kehamilan. Diakses tanggal 08 februari 2025.
Maghfiroh Rahma Rafie. (2024). Hubungan Karakteristik Ibu Hamil Dengan Tingkat Pengetahuan Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Muara Dua Lhokseumawe. Skripsi. Universitas Malikussaleh Lhokseumawe.