Publication Ethics

Jurnal Ilmiah Kesehatan Indonesia (JIKI) berkomitmen menerapkan standar etika publikasi ilmiah untuk menjaga integritas, kualitas, dan kredibilitas seluruh proses penerbitan. Kebijakan etika publikasi jurnal mengacu pada prinsip-prinsip etika publikasi ilmiah yang berlaku secara internasional dan nasional.

Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa:

  • Manuskrip merupakan karya asli dan belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penilaian pada jurnal lain.

  • Seluruh data dan informasi yang disajikan dalam artikel merupakan data yang dapat dipertanggungjawabkan.

  • Semua sumber yang digunakan telah dikutip dan dicantumkan dalam daftar pustaka secara tepat.

  • Seluruh individu yang memberikan kontribusi substansial terhadap penelitian dicantumkan sebagai penulis sesuai dengan kontribusinya.

  • Penulis mengungkapkan potensi konflik kepentingan.

  • Penulis mencantumkan informasi mengenai persetujuan etik penelitian apabila penelitian melibatkan manusia atau hewan dan memerlukan ethical approval.

  • Penulis segera memberitahukan editor apabila ditemukan kesalahan substansial dalam artikel setelah publikasi.

Tanggung Jawab Reviewer

Reviewer wajib:

  • Melakukan penilaian secara objektif dan profesional.

  • Menjaga kerahasiaan manuskrip.

  • Tidak menggunakan informasi dalam manuskrip untuk kepentingan pribadi.

  • Mengidentifikasi potensi konflik kepentingan.

  • Memberikan komentar yang konstruktif dan relevan untuk meningkatkan kualitas manuskrip.

  • Memberikan rekomendasi berdasarkan kualitas ilmiah artikel dan bukan berdasarkan identitas, afiliasi, gender, agama, atau latar belakang penulis.

Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab:

  • Menilai manuskrip berdasarkan kualitas ilmiah dan kesesuaian dengan fokus jurnal.

  • Menjaga kerahasiaan informasi mengenai manuskrip.

  • Menunjuk reviewer yang sesuai dengan bidang keilmuan artikel.

  • Menghindari konflik kepentingan dalam pengambilan keputusan editorial.

  • Menjamin bahwa keputusan publikasi dilakukan secara objektif dan profesional.

  • Menangani dugaan pelanggaran etika publikasi secara tepat.

Plagiarisme dan Pelanggaran Etika

JIKI tidak mentoleransi plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, publikasi ganda, manipulasi sitasi, maupun bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya.

Apabila terdapat dugaan pelanggaran etika, editor dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan meminta klarifikasi kepada penulis. Jika pelanggaran terbukti, jurnal dapat mengambil tindakan berupa penolakan manuskrip, penarikan artikel, pemberian pemberitahuan kepada institusi terkait, atau tindakan lain yang dianggap sesuai dengan tingkat pelanggaran.

Konflik Kepentingan

Penulis, reviewer, dan editor wajib mengungkapkan setiap kondisi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan yang dapat memengaruhi objektivitas proses publikasi.