LOW BIRTH WEIGHT HISTORY AND DEVELOPMENTAL OUTCOMES IN TODDLERS AGED 1–3 YEARS

Isi Artikel Utama

amalia widya puspa
Yuli Yantina
Astriana Astriana
Dainty Maternity

Abstrak

Latar Belakang: Perkembangan balita usia 1–3 tahun merupakan periode emas yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak. WHO (2023), sekitar 52,9 juta balita mengalami gangguan perkembangan secara global, di Indonesia sekitar 7,51% balita mengalami penyimpangan perkembangan. Provinsi Lampung, prevalensi BBLR mencapai 14,8% (3.124 kasus) pada tahun 2024, Puskesmas Panjang kasus BBLR dari 26 kasus tahun 2024 menjadi 34 kasus tahun 2025. BBLR salah satu faktor risiko keterlambatan perkembangan pada aspek motorik, bahasa, kognitif, dan sosial. Tujuan: Diketahui hubungan riwayat berat badan lahir rendah dengan perkembangan balita (1-3 tahun) di Puskesmas Panjang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Panjang pada April-Juni 2026. Populasi 1.290 balita usia 12–36 bulan yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Panjang. Besar sampel dihitung menggunakan rumus Lemeshow, diperoleh 98 responden dengan teknik purposive sampling. Data riwayat berat badan lahir diperoleh dari buku KIA, rekam medis, atau register kelahiran, sedangkan data perkembangan balita diperoleh dari hasil Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Distribusi frekuensi 98 responden, sebanyak 36 (36,7%) balita memiliki riwayat BBLR dan 62 (63,3%) tidak BBLR. Perkembangan balita menunjukkan 55 (56,1%) penyimpangan dan 43 (43,9%) sesuai. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat berat badan lahir rendah dengan perkembangan balita usia 1–3 tahun di Puskesmas Panjang (p < 0,000 dan OR = 7,400; 95% CI : 2,688-20,375). Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara riwayat BBLR dan perkembangan balita usia 1–3 tahun. Balita dengan riwayat BBLR memiliki odds 7,4 kali lebih besar mengalami perkembangan penyimpangan dibandingkan balita tanpa riwayat BBLR..

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Referensi

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., Munthe, S. A., Hulu,

V. T., Budiastutik, I., ... & Suryana, S. (2021). Metodologi penelitian kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Afrita, R., Astriana, A., & Rachmawati, F. (2023). Relationship Between Parenting Pattern And Stunting. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 9(4), 600-606.

Ahzani. (2024). Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak. Nuansa Fajar Cemerlang Jakarta

Junaidi. (2023). Hubungan Berat Badan Lahir dengan Perkembangan Anak Usia 1-3 Tahun di Desa Baluase. Jurnal Kolaboratif Sains, 6(7), 896-900.

Kemenkes. (2022). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Anak. Kementerian Kesehatan RI

Kenyhercz, F., & Nagy, B. E. (2021). Cognitive development among low birthweight (LBW) children at 4-year-old in relation to socio-demographic variables and chronic morbidities. Early Child Development and Care. https://doi.org/10.1080/03004430.2021.1909007

Kim, H. Y., Cho, G. J., Ahn, K. H., Hong, S. C., Oh, M. J., & Kim, H. J. (2024).

Short-term neonatal and long-term neurodevelopmental outcome of children born term low birth weight. Scientific Reports, 14, 2274. https://doi.org/10.1038/s41598-024-52154-9

Makrufiyani. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Perkembangan Balita Usia 1-3 Tahun Di Wilayah Puskesmas Gamping II Sleman Tahun 2018. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Nardina, E. A., Astuti, E. D., Suryana, S., Hapsari, W., Hasanah, L. N., Mariyana, R., ... & Rini, M. T. (2021). Tumbuh kembang anak. Yayasan Kita Menulis.

Ponidjan, T. S., Batmomolin, A., Yuliani, F. C., Amanupunnyo, N. A., Ritawati, R., Handayani, G. L., ... & Kristiani, A. (2025). Tumbuh Kembang Anak. Media Pustaka Indo

Pratiwy, U. (2025). Analisis Risiko terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR): Risk Analysis of Low Birth Weight Incidence (LBW). Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan (JIBI), 3(1), 19-26.

Purwanti. (2025). Kangoroo Mother Care : Upaya Menjaga Stabilitas Tanda-Tanda Vital Bblr. Nuansa Fajar Cemerlang

Puspitasari, D., & Maternity, D. (2024). Womb to Growth: How Maternal Anemia and Low Birth Weight Shape Toddler Stunting. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 17(2), 82-89.

Putri, P. S., Indrayani, T., & Silawati, V. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Anak Usia 12-24 Bulan. Jurnal Keperawatan Jiwa Учредители: LPPM Universitas Muhammadiyah Semarang, 11(4), 929.

Rufaindah, E., Sulistyawati, E., Hasnita, Y., Sari, N. A. M. E., Citrawati, N. K., Yanti, N. L. G. P., ... & Mayasari, D. (2022). Tatalaksana Bayi Baru Lahir. Media Sains Indonesia.

Santri, A., Idriansari, A., & Girsang, B. M. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak usia toddler (1-3 tahun) dengan riwayat bayi berat lahir rendah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(1).

Sari, D., Yantina, Y., Nurliyani, N., & Mariza, A. (2023). The Effect Of Tui Na Massage With Weight Increase To Bgm Toddlers Ages 1-3 Years Old. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 9(4), 718-724.

Sinaga, A., Aisyah, N., Sari, D. K., Elgia, D., & Bakara, C. V. (2025). Pengaruh Perawatan Berat Bayi Lahir Rendah Dengan Perkembangan Anak Di Rsud Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhan Batu Utara Sumatera Utara Tahun 2025. In Prosiding Forum Ilmiah dan Diskusi Mahasiwa (Vol. 7, No. 2026, pp. 1255-1262).

Sukmawti, S., & Mas’ud, H. (2023). Hubungan Riwayat Bblr Dengan Stunting Pada Anak Balita Di Kelurahan Boribellaya Kecamatan Turikale. Media Gizi Pangan, 30(2), 138-145.

Suryani. (2020). Bayi Berat Lahir Rendah Dan Penatalaksananya. Strada Press Syafnita, T., Muhamad, A., Mukhlisin, M., Wenselinus Nong, K., Hermania, B.,

Afrida Sriyani, H., ... & Vinsensius Bawa, T. (2023). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini.Literasi Nusantara Abadi

Upadhyay, R. P., Naik, G., Choudhary, T. S., Chowdhury, R., Taneja, S., Bhandari, N., ... & Bhan, M. K. (2019). Cognitive and motor outcomes in children born low birth weight: a systematic review and meta-analysis of studies from South Asia. BMC pediatrics, 19(1), 35.

Utami. (2025). Hubungan Status Gizi Dan Anemia Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Pada Ibu Hamil Aterm Di Upt. Puskesmas Majasem Kota Cirebon. Jurnal Ners Research & Learning In Nursing Science

WHO (World Health Organization). (2023). Caring for children with Developmental delay - Reaching the vulnerable. Diakses di web : https://www.who.int/srilanka/news/detail/01-10-2023-caring-for-children-with-developmental-delay-reaching-the-vulnerable

WHO (World Health Organization). (2023). Improving Maternal and Newborn Health and Survival and Reducing Stillbirth: Progress Report. Geneva: WHO.

Wigati, D. N., Untari, S., & Sahara, R. (2025). Pengaruh Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dan Status Gizi Dengan Perkembangan Balita Usia 3-5 Tahun. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 7(1), 116-123.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.