Pengaruh Media Edukasi Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Teknik Menyusui Yang Benar Di Puskesmas Karangreja Kabupaten Purbalingga
Isi Artikel Utama
Abstrak
Data World Health Organization (WHO) (2024), cakupan pemberian ASI eksklusif di seluruh dunia belum mencapai target yaitu 52.8% (WHO, 2024). Survei Demografi Indonesia (SDKI) tahun 2020 mengatakan capaian ASI Eksklusif sudah memenuhi target yaitu 76,30%. Angka capaian ASI Eksklusif di Jawa Tengah sendiri pada tahun 2021 mencapai 78.93% (SDKI, 2020). Angka capaian ASI Ekslusif di Kabupaten Purbalingga tahun 2024 adalah 77,5% (Dinkes Kabupaten Purbalingga, 2024). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Media Edukasi Audio Visual Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Teknik Menyusui Yang Benar di Puskesmas Karangreja Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain pre-experimental. Desain penelitian ini menggunakan one group pretest-posttest. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 253 ibu nifas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan diperoleh 54 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian berupa media audio visual, kuesioner pengetahuan tentang teknik menyusui yang benar adopsi dari penelitian Aspipa (2024). Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan 95%.
Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value 0,001 yang artinya terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media audio visual Edukasi dengan media audio visual berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan tentang teknik menyusui yang benar pada ibu nifas di Puskesmas Karangreja dengan p value 0.001<0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi dengan media audio visual berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan tentang teknik menyusui yang benar pada ibu nifas di Puskesmas Karangreja