EFEKTIVITAS MEDIA VIDEO ANIMASI DAN BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG HIV/AIDS
Abstrak
Latar Belakang: Human Immunodeeficieny Virus (HIV) adalah virus retrovirus yang menyebabkan turunnya sistem kekebalan tubuh, yang dapat berkembang menjadi Acquired Immune Deficienc Syndrome (AIDS). Kasus HIV/AIDS merupakan infeksi menular seksual dengan prevelensi tertinggi di Indonesia, dengan Provinsi Kalimantan Barat khususnya Kota Pontianak memiliki jumlah penderita paling tinggi pada tahun 2023. Sebagian besar kasus HIV dan AIDS terdapat pada kelompok umur produktif, yaitu berusia 15-24 tahun. Remaja pada umumnya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dapat menjerumuskan pada pergaulan bebas yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV/AIDS. Penyuluhan kesehatan melalui video animasi dan booklet dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan pengetahuan dan mecegah penularannya.
Tujuan Penelitian: Menganalisis efektivitas media video animasi dan booklet terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS
Metode Penelitian: Menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest with control group. Penelitian ini menggunakan 2 kelompok, yaitu kelompok media video animasi dan media booklet. Penelitian dilakukan di SMKS Koperasi Pontianak dengan jumlah 90 responden. Data penelitian menggunakan data primer yang didapat melalui kuesioner dengan melakukan pretest-postest. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test, Wilcoxon dan Mann Whitney.
Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS pada kelompok media video animasi dan kelompok media booklet (nilai p = 0.000<0.05).
Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan menggunakan media video animasi lebih efektif dibandingkan media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS.
Kata Kunci: Remaja, HIV/AIDS, Video Animasi, Booklet
Referensi
Dinas Kesehatan Kota Pontianak. (2023). Profil Kesehatan Kota Pontianak tahun 2023. Pontianak: Dinas Kesehatan Kota Pontianak.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023. Pontianak: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Standar Profesi Bidan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Matahari, R. F., & Utami, N. P. (2020). Infeksi menular seksual (IMS) pada remaja: Pencegahan dan penanganan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 85–92.
Nasution, A., & Insani, D. (2023). Pengaruh edukasi booklet HIV terhadap pengetahuan dan sikap remaja di SMA TPI Basilam Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. Jurnal Penelitian Kebidanan dan Kespro, 6(1), 45–52.
Ningrum, K. A. P., et al. (2023). Pemberian pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap tentang seks bebas. MIDWINERSLION: Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng, 8(2), 130–135.
Nurdianti, R., Rahmawati, A., & Nuryani, W. D. (2023). Efektivitas video animasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(9), 2691–2702.
Prabandari, A. W. (2018). Pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan media video dan media booklet terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di SMK Muhammadiyah 2 Bantul. Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, 1(1), 1–11.
Saragih, A. N. R., & Andayani, L. S. (2022). Pengaruh promosi kesehatan dengan media video dan booklet terhadap pengetahuan siswa mengenai perilaku sedentari dan kesehatan reproduksi remaja di MAN Medan. Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 4(1), 47–54.
Sembiring, A. R. K. (2022). Gambaran pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan HIV/AIDS pada siswa SMA Santo Antonius Papua Kabupaten Jayapura. SBY Proceedings, 95–103.
Sovia, S., & Suharti, S. (2019). Efektivitas penggunaan media animasi untuk meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 1(2), 37–46.
Suryana, I. M., Putri, K. A., & Wibawa, A. P. (2022). Hubungan usia dan tingkat pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi. Jurnal Pendidikan Kesehatan Indonesia, 7(1), 55–63.
Tahir, M., Rahman, S., & Lestari, E. (2022). Patogenesis dan penatalaksanaan HIV/AIDS: Tinjauan literatur. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 9(2), 112–120.
World Health Organization. (2023). Global HIV & AIDS statistics — Fact sheet. Geneva: WHO.
Wulandari, D., & Samsidar, S. (2020). The effect of health education through HIV/AIDS booklet media on adolescent behavior for HIV/AIDS prevention in Darussalam Health Prevention Lhokseumawe City. Journal La Medihealtico, 1(5), 25–32.
Yanti, F., Nuryani, D. D., & Yanti, D. E. (2022). Peningkatan pengetahuan dengan menggunakan media video dan booklet pada klien yang menjalani kemoterapi. Holistik Jurnal Kesehatan, 16(3), 204–214.
Yuliyanti, S., et al. (2021). Penggunaan media booklet HIV/AIDS terhadap sikap siswa kelas IX di MTS Al-Masyhuriyah Tenggarong Seberang. Mahakam Midwifery Journal, 6(1), 51–57.
Zhasmita, N. E., & Mansur, H. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang infeksi menular seksual (IMS) di SMAS Diponegoro Tumpang Kabupaten Malang. Midwifery Care Journal, 4(1), 151–157.