ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. I DENGAN PENERAPAN DEEP BACK MASSAGE SEBAGAI UPAYA MENGURANGI NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DI PMB MURTINAWITA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Persalinan merupakan proses fisiologis yang menandai akhir kehamilan dengan keluarnya janin dan plasenta melalui jalan lahir. Meskipun fisiologis, proses ini sering disertai dengan rasa nyeri, terutama pada kala I fase aktif, yang dapat memengaruhi kondisi fisik dan psikologis ibu. Salah satu metode nonfarmakologis yang digunakan untuk mengurangi nyeri adalah deep back massage, yaitu teknik pijatan dalam pada punggung bawah yang bertujuan meningkatkan relaksasi dan mengurangi nyeri persalinan. Karya ilmiah ini bertujuan mengevaluasi efektivitas deep back massage dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Asuhan kebidanan berkesinambungan diterapkan mulai trimester III hingga masa nifas dengan pendekatan Evidence-Based Practice Midwifery (EBM). Intervensi dilakukan di PMB Murtinawita Kota Pekanbaru pada bulan April–Juni 2025. Keberhasilan intervensi diukur menggunakan skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah tindakan. Hasil asuhan pada Ny. I (42 tahun, G3P2A0H2) menunjukkan penurunan nyeri setelah intervensi, disertai peningkatan kenyamanan. Temuan ini mendukung bahwa deep back massage efektif sebagai metode non-farmakologis sebagai upaya dalam mengurangi nyeri kala I fase aktif. Teknik ini direkomendasikan sebagai bagian dari manajemen nyeri dalam praktik kebidanan.
Kata Kunci : Asuhan Berkesinambungan, Deep back massage, Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Referensi
Ambarita, H. F. R., & Ulfah, K. (2022). Pengaruh Metode Deep Back Massage Terhadap Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), 1041–1048. https://doi.org/10.34011/jks.v2i3.792
Apryanti, Y. P. (2022). Deep Back Massage Using Lavender Oil on Labor Pain in the Work Area of Polonia Community Health Center. Embrio, 14(1), 97–104. https://doi.org/10.36456/embrio.v14i1.4718
Elfiana, & Manurung, B. (2023). Pengaruh Massase Punggung Terhadap Penurunan Skala Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di UPTD Puskesmas Maga Kab. Mandailing Natal Tahun 2022. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(1).
Juliarti, W., Megasari, K., & Husanah, E. (2024). Efektivitas Deep Back Massage dan Effluarge Massage terhadap Nyeri Persalinan kala I di PMB Fatma Susanti Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal, 9(1), 294–301.
Khaerunisa, I., Ladyvia, F., Meha, M., Wiyana, V., & Suherman, U. M. (2025). Pemberdayaan Ibu Bersalin Kala I Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dengan Deep Back Massage. 6(2), 724–727.
Kholisoh, I., Winarni, L. M., & Afiyanti, Y. (2022). Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di Rumah Sakit Dinda Kota Tangerang. Journal of Nursing Practice and Education, 3(01), 1–10. https://doi.org/10.34305/jnpe.v3i01.551
Nengsih, Y., Nurhidayah, & Lutfiani, A. (2022). Pengaruh Deep Back Massage Terhadap Tingkat Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif. Indonesian Midwifery and Nursing Scientific Journal, 1(1), 37–43. https://doi.org/10.56435/imansion.v1i1.8
Rahmawati, R., Wahyuni Sundari, S., & Patimah, M. (2022). Penatalaksanaan Deep Back Massage Untuk Mengurangi Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal BIMTAS: Jurnal Kebidanan Umtas, 6(2), 62–69. https://doi.org/10.35568/bimtas.v6i2.2912
Retnosari, E., Setiawati, & Putri, N. C. M. (2022). Buku Ajar Konsep Holistik Massage. x–106.
Riska, M. N., Asrum, M., & Bunga, B. (2024). Implementasi Pemberian Deep Back Massage Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Di RSUD Undata Palu Implementation Of Providing Deep Back Massage To Reduce Pain in Particular Women In The 1st Active Phase At Undata Hospital P. 7(11), 4329–4336. https://doi.org/10.56338/jks.v7i11.5565
Taqiyah, Y., & Jama, F. (2021). Terapi Deep Back Massage Efektif Terhadap Adaptasi Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di RSUD Kota Makassar Yusrah. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(4), 163–167. https://www.forikes-ejournal.com/ojs2.4.6/index.php/SF/article/view/sf12nk130/12nk130