Tantangan Ibu Menyusui dengan Disabilitas: Studi Literatur
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar belakang: ASI dapat melindungi bayi dari penyakit penyebab kematian bayi seperti diare, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), radang paru – paru, Hand Foot, and Mouth Disease (HFMD), dan menurunkan kejadian penyakit menular sehingga dapat mencegah mengkonsumsi antibiotik dan pada akhirnya dapat menurunkan antimicrobial resistance (AMR). Menyusui merupakan salah satu upaya penting dalam pemenuhan hak kesehatan ibu dan anak serta dalam menunjang tumbuh kembang optimal bayi. Keberhasilan menyusui tidak terlepas dari berbagai tantangan yang bersifat fisik, psikososial, dan lingkungan, terutama bagi ibu yang hidup dengan disabilitas. Metodologi penelitian: Penelitian ini menggunakan desain literature review. Artikel dicari melalui database online Pubmed menggunakan kata kunci dengan kata kunci “exclusive breastfeeding”, “breastfeeding”,“disability”,“maternal disability”, “challenges”, dan “experiences”. Kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan dalam 5 tahun terakhir (2019–2024), berbahasa Inggris, berbasis penelitian kualitatif, kuantitatif deskriptif, dan review, serta relevan dengan topik. Hasil penelitian: Tantangan yang dihadapi ibu menyusui dengan disabilitas yaitu faktor eksternal seperti minimnya pengetahuan dan sensitivitas tenaga kesehatan, stigma sosial, serta ketidaktersediaan fasilitas dan informasi yang ramah disabilitas. Namun terdapat faktor-faktor pendukung seperti penggunaan alat bantu, dukungan keluarga, nilai spiritual, dan keberadaan komunitas yang saling mendukung, yang menjadi kekuatan bagi ibu disabilitas untuk tetap menyusui. Kesimpulan: Ibu dengan disabilitas menghadapi tantangan multifaktorial dalam proses menyusui, yang meliputi hambatan fisik, psikologis, sosial, serta keterbatasan dalam sistem layanan kesehatan. Saran: Pendekatan yang empatik, personal, serta berbasis pada prinsip GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion) perlu diterapkan dalam kebijakan maupun praktik pelayanan kesehatan.
Kata kunci: menyusui, disabilitas, ibu menyusui
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Referensi
Acheampong, A. K., Aziato, L., Marfo, M., & Amevor, P. (2020). Breastfeeding and caring for children: A qualitative exploration of the experiences of mothers with physical impairments in Ghana. BMC Pregnancy and Childbirth, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12884-020-03028-1
Andrews, E. E., Powell, R. M., & Ayers, K. B. (2021). Experiences of Breastfeeding among Disabled Women. Women’s Health Issues, 31(1), 82–89. https://doi.org/10.1016/j.whi.2020.09.001
Brown, H. K., Pablo, L., Scime, N. V., Aker, A. M., & Dennis, C. L. (2023). Maternal disability and initiation and duration of breastfeeding: analysis of a Canadian cross-sectional survey. International Breastfeeding Journal, 18(1). https://doi.org/10.1186/s13006-023-00608-7
Buor, D., Obosu, R. A., & Agyemang, S. (2022). Exploring the Challenges Facing Women with Disabilities in Exclusive Breastfeeding in a Metropolitan Area in Ghana: A Qualitative Study. Maternal and Child Health Journal, 26(9), 1854–1860. https://doi.org/10.1007/s10995-022-03478-3
Chidiebere, O. D. (2014). Effect of exclusive breastfeeding on incidence of ilness in infants’s first 6 months of life. Journal of Pediatrics & Neonatal Care, 1.
Fikawati, S., Syafiq, A., & Karima, K. (2015). Gizi ibu dan bayi (I). RajaGrafindo Persada.
Ririn, Mufdillah, & Suryanigsih, E. K. (2024). Experience of Breastfeeding And Exclusive Breastfeeding For Women With Physical Disabilities: Scoping Review. Jurnal Health Sains, 5(5), p.
WHO. (2009). Infant and Young Child Feeding : Model Chapter for Textbooks for Medical Students and Allied Health Profesionals. WHO.
WHO. (2023, December 20). Infant and young child feeding. Https://Www.Who.Int/News-Room/Fact-Sheets/Detail/Infant-and-Young-Child-Feeding.