PERAN PETUGAS KESEHATAN YANG BAIK DAPAT MENINGKATKAN CAKUPAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) PADA IBU HAMIL

Penulis

  • Cut Rahmi Muharrina Penulis
  • Saufa Yarah Penulis
  • Riska Purnama Sari Penulis

Abstrak

Latar Belakang : Kunjungan ANC bertujuan untuk mengurangi resiko kelahiran mati dan komplikasi kehamilan. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa pada tahun 2019 di perkirakan 850 wanita meninggal setiap hari karena penyebab yang dapat dicegah dengan kehamilan dan persalinan. Kunjungan ANC yang berkualitas selama kehamilan dan persalinan dapat mencegah kematian maternal, namun secara global hanya 64% wanita yang melakukan pemeriksaan ANC sebanyak empat kali atau lebih selama hamil. Pelayanan pemeriksaan kesehatan ketika masa kehamilan menjadi suatu bagian yang penting untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) yang saat ini masih tinggi di Indonesia. Peran petugas kesehatan sangat diperlukan agar ibu-ibu hamil mau dan mampu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan sesua dengan ketetapan yang ada.

Tujuan : Mengetahui hubungan peran petugas kesehatan dengan cakupan kunjungan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar

Metode : Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuisoner yang berisi beberapa pertanyaan yang ditujukan untuk petugas kesehatan terutama bidan yang bekerja di Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar yang berjumlah 50 orang. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah kuisoner yaitu sebanyak 12 pernyataan. Analisis yang digunakan adalag dengan univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan yakni stata 12.

Hasil : Hasil analisa data diperoleh bahwa ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC dengan lengkap disertai dengan tingginya peran petugas kesehatan yaitu sebanyak 70%, sedangkan ibu hamil yang tidak melakukan kunjungan ANC secara lengkap dan tidak adanya peran dari petugas kesehatan yaitu sebanyak 30%. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,001 yang artinya terdapat hubungan antara peran petugas kesehatan dengan cakupan kunjungan ANC pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.

Kesimpulan : Peran aktif dari petugas kesehatan sangat membantu atau membangkitkan motivasi ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC. Pelayanan petugas kesehatan yang baik bisa membuat masyarakat lebih mau melakukan pemeriksaan kesehatan.

Referensi

Anc, C. et al. (2017) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keteraturan Pemeriksaan Antenatal’, 5.

Ayu Indah Rachmawati, Ratna Dewi Puspitasari, E. C. (2017) ‘Faktor-faktor yang Memengaruhi Kunjungan Antenatal Care (ANC) Ibu Hamil Factors Affecting The Antenatal Care (ANC) Visits on Pregnant Women’, Medical Journal of Lampung University, 7(November), pp. 72–76. Available at: https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/1748.

Rita Armaya (2018) ‘Kepatuhan Ibu Hamil dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care dan Faktor yang Mempengaruhi’, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 07(01), pp. 43–50.

Saleh, S. et al. (2021) ‘Peran Tenaga Kesehatan dan Keluarga terhadap Kehamilan Remaja’, Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), pp. 453–462. doi: 10.31539/jks.v5i1.3066.

Yani, W. F. and Munawaroh, M. (2020) ‘Sikap Ibu, Dukungan Suami dan Peran Tenaga Kesehatan Berhubungan dengan Pelaksanaan Imunisasi TT Ibu Hamil’, Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 10(02), pp. 34–41. doi: 10.33221/jiki.v10i02.496.

Yulia Sari Prodi DIV Kebidanan, R. et al. (2022) ‘Hubungan Peran Petugas Kesehatan Dengan Pemeriksaan Haemoglobin Ibu Hamil Di Puskesmas Rumbio Jaya’, Journal.Universitaspahlawan.Ac.Id, 01(01), pp. 23–29. Available at: http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/evidence/article/view/7148.

Unduhan

Diterbitkan

2023-03-11