ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERPERAN TERHADAP KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI KOTA METRO

Penulis

  • Yoga Triwijayanti Penulis
  • Yetti Anggraini Penulis
  • Yuliawati Yuliawati Penulis
  • Prasetyowati Prasetyowati Penulis

Abstrak

Pendahuluan: Kanker payudara masih menjadi salah satu penyebab utama kematian perempuan di seluruh dunia, dengan tren peningkatan di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan di Indonesia. Angka kejadian terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Kota Metro. Berbagai faktor risiko seperti gaya hidup, faktor hormonal, riwayat reproduksi, dan genetik diketahui berperan terhadap timbulnya penyakit ini. Faktor lain seperti gaya hidup seperti pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, dan riwayat reproduksi berperan penting dalam memengaruhi risiko kanker payudara dan stadium diagnosisnya. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tertinggi di Indonesia dan menjadi penyebab utama kematian pada perempuan. Deteksi dini sering kali terlambat karena pengaruh gaya hidup yang kurang sehat dan rendahnya kesadaran akan pemeriksaan rutin. Analisis terhadap faktor-faktor tersebut penting dilakukan untuk mendukung upaya deteksi dini dan pencegahan

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gaya hidup yang mencakup pola makan, aktivitas fisik, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok, status gizi, dan tingkat stres dengan risiko serta stadium kanker payudara saat pertama kali terdiagnosis.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh perempuan yang didiagnosis kanker payudara di wilayah Kota Metro dan kelompok kontrol yang tidak menderita kanker payudara. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan total responden sebanyak 100 orang (50 kasus dan 50 kontrol). Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan telaah rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik untuk menentukan faktor yang paling berpengaruh.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian kanker payudara meliputi usia ≥40 tahun (p=0,012), usia menarche <12 tahun (p=0,021), paritas rendah (p=0,030), penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang (p=0,018), obesitas (p=0,009), dan riwayat keluarga kanker payudara (p=0,004). Faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara adalah riwayat keluarga kanker dengan Odds Ratio (OR) = 4,65.

Kesmipulan: Kanker payudara di Kota Metro dipengaruhi oleh kombinasi faktor reproduksi, hormonal, dan gaya hidup, riwayat keluarga kanker payudara. Upaya pencegahan melalui edukasi deteksi dini, promosi pola hidup sehat, serta skrining berkala perlu ditingkatkan untuk menurunkan risiko kejadian dan mempercepat penanganan di stadium awal. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), dan deteksi dini perlu ditingkatkan untuk menekan angka kejadian serta mortalitas akibat kanker payudara.

 

Kata kunci: Kanker payudara, Faktor risik0, Deteksi dini,

Referensi

American Cancer Society. (2021). Breast Cancer Facts & Figures 2019–2021. American Cancer Society, Inc. Retrieved from https://www.cancer.org

Azizah, N., Putri, D. A., & Lestari, H. (2023). Hubungan Faktor Genetik dan Gaya Hidup terhadap Risiko Kanker Payudara pada Wanita di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi dan Onkologi, 12(2), 77–85.

Fitriyaningsih, D., Handayani, S., & Astuti, R. (2014). Pola Konsumsi Pangan dan Risiko Penyakit Tidak Menular. Yogyakarta: Pustaka Baru Pers.

GLOBOCAN. (2022). Global Cancer Statistics 2022. International Agency for Research on Cancer (IARC), WHO.

Harvard School of Public Health. (2016). Diet, Fiber Intake, and Breast Cancer Risk. Boston, MA: Harvard University Press.

Irena, R. (2018, April 1). Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Kanker Payudara di RSUD Bangkinang. Jurnal Kesehatan Masyarakat

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.

Kurniasari, N., Rahmawati, N., & Setyowati, D. (2017). Obesitas dan Hubungannya dengan Risiko Kanker Payudara. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 9(2), 125–132.

Lestari, D. A., & Pratiwi, H. (2021). Pengaruh gaya hidup dan penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kejadian kanker payudara. Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan, 9(1), 45–53

Maria, U., Sari, R., & Wulandari, A. (2017). Psikoneuroimunologi: Hubungan Stres dan Sistem Kekebalan Tubuh terhadap Risiko Kanker Payudara. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 8(2), 158–167.

Medforth, J., Battersby, S., Evans, M., Haith-Cooper, M., & James, D. (2015). Buku Teks Myles untuk Bidan (edisi ke-16). Edinburgh: Elsevier.

Mulyani, N., & Rinawati, E. (2013). Kesehatan Reproduksi: Kanker Payudara dan Faktor Risikonya. Yogyakarta: Penerbitan mendalam.

Mulyasari, D., Handoko, R., & Siregar, A. (2017). Perokok Pasif dan Risiko Kanker Payudara pada Wanita Dewasa. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(1), 7–9.

M. R. (2018, March 03). Dipetik September 23, 2019, dari Pengetian, Jenis, Indikator dan faktor yang Mempengaruhi Gaya Hidup: https://www.kajianpustaka.com/2018/03/pengertian-jenis-indikator-dan- faktor-ysng-mempengaruhi-gaya-hidup.html?m=1

Priyatin, C., Ulfiana, E., & Sumarni, S. (2013, Oktober 05). Faktor Resiko Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Kanker Payudara Di RSUP DR. Kariadi Semarang. Jurnal Kebidanan.

Rahayu, D., & Mulyani, S. (2021). Hubungan Faktor Reproduksi dengan Kejadian Kanker Payudara pada Wanita Usia Subur di RSUD Dr. Moewardi. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 9(1), 33–41.

Ruiz, B.R, and Hernandez, P.S. (2013). Diet and cancer: Risk factor and epidemiological evidence. Science Direct (77):202-208

Sari, F. P., Hidayat, M., & Yuliana, R. (2022). Hubungan usia dengan kejadian kanker payudara pada wanita di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 13(2), 88–96.

Widodo, A., Lestiani, D., & Hartati, R. (2020). Faktor reproduksi yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara pada wanita di Yogyakarta. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(3), 241–249

Shaw. C., &Lewis, S. (2008).Panduan Mengurangi Resiko Terkena Kanker dengan Mengatur Pola makan.PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (2023). Kanker Payudara: Pencegahan dan Pengendalian. Jenewa: WHO.

World Health Organization (WHO). (2023). Breast Cancer: Prevention and Control. Geneva: WHO

World Health Organization (WHO). (2022). Breast cancer: Prevention and control. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/breast-cancer

Yulianti, I., Rahman, A., & Sulastri, T. (2016). Faktor-Faktor Risiko Kanker Payudara pada Wanita di RS Ken Saras Semarang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(4), 403–408

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-22