HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN RIWAYAT ABORTUS TERHADAP KEJADIAN ABORTUS PADA IBU HAMIL DI RSUD CILACAP

Penulis

  • Susanti Dwi Lestari Penulis
  • Ima Syamrotul Muflihah Penulis

Abstrak

Abortus masih menjadi salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Faktor risiko yang berperan antara lain indeks massa tubuh (IMT) dan riwayat abortus sebelumnya.

Mengetahui hubungan IMT dan riwayat abortus dengan kejadian abortus pada ibu hamil di RSUD Cilacap.Penelitian kuantitatif dengan desain retrospektif menggunakan data rekam medis tahun 2023–2024. Sampel sebanyak 1.750 ibu hamil dipilih dengan purposive sampling. Analisis menggunakan uji korelasi Spearman.Terdapat hubungan bermakna antara IMT dengan kejadian abortus (p=0,02; r=-0,056) dan riwayat abortus dengan kejadian abortus (p=0,000; r=0,092). IMT yang tidak normal (kurus/obesitas) serta adanya riwayat abortus sebelumnya meningkatkan risiko abortus.

Referensi

Alves, J. A., Ferreira, J., & Mendes, R. (2024). Miscarriage and recurrent pregnancy loss: Current understanding and management. Reproductive Medicine Review, 32(2), 101–115. https://doi.org/10.1016/j.rmr.2024.01.002

Apriyanti, N., & Dhilon, P. (2024). Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Sawah. Jurnal Kebidanan Nusantara, 13(1), 45–52.

Azalia, R. (2023). Faktor janin sebagai penyebab abortus: kajian literatur terbaru. Jurnal Obstetri dan Ginekologi Indonesia, 47(2), 89–96.

Dahlan, M. S. (2021). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskriptif, bivariat, dan multivariat. Jakarta: Epidemiologi Indonesia.

Dasa, R., Alemayehu, A., & Tesfaye, M. (2022). Effect of grand multiparity on adverse maternal outcomes: A prospective cohort study. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1), 445. https://doi.org/10.1186/s12884-022-04809-4

Desmansyah, R., & Oktavianis, D. (2023). Hubungan status gizi, anemia, dan riwayat abortus dengan kejadian abortus. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 7(3), 211–219.

Farawansya, N., Sutopo, H., & Wulandari, D. (2022). Hubungan jarak kehamilan dengan kejadian abortus di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 13(2), 87–94.

Fatkhiyah, N., Andriani, D., & Pratiwi, S. (2017). Usia ibu sebagai faktor risiko terjadinya abortus. Media Ilmu Kesehatan, 6(1), 35–41.

Fitri, N. P. N., & Herdiman, J. (2024). Hubungan riwayat abortus pada ibu hamil terhadap faktor usia, pekerjaan, dan indeks massa tubuh di RSU Kudus tahun 2023. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 9(1), 59–67.

Gaskins, A. J., Rich-Edwards, J. W., Missmer, S. A., Rosner, B., Chavarro, J. E., & Williams, P. L. (2014). Prepregnancy and early adulthood body mass index, adult weight change, and risk of fetal loss. Human Reproduction, 29(11), 2452–2459. https://doi.org/10.1093/humrep/deu230

Gustika, S., & Turiyani, T. (2023). Proses persalinan dan status gizi dengan kejadian abortus. Jurnal Kebidanan Midwifery, 8(2), 143–151.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Pedoman etik penelitian kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan kesehatan ibu. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021a). Pedoman pelayanan antenatal care (ANC) terkini. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pemantauan status gizi ibu hamil. Jakarta: Direktorat Gizi Kesehatan Ibu dan Anak.

Lancet. (2021). Global, regional, and national estimates of unintended pregnancy and abortion. The Lancet Global Health, 9(9), e1153–e1165. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(21)00233-5

Lin, Y., Chen, R., Xu, Y., & Wang, L. (2021). Parity and risks of adverse birth outcomes: A retrospective study among Chinese women. BMC Pregnancy and Childbirth, 21(1), 655. https://doi.org/10.1186/s12884-021-04143-y

Mahabir, S., Singh, R., & Kaur, P. (2022). Maternal health conditions and miscarriage: A systematic review. Journal of Obstetrics and Gynaecology Research, 48(4), 905–917. https://doi.org/10.1111/jog.15210

Noroyono, W., Rahmawati, D., & Prasetyo, R. (2021). Anemia sebagai faktor risiko abortus: Tinjauan epidemiologi. Majalah Obstetri & Ginekologi Indonesia, 49(3), 185–192.

Prawirohardjo, S. (2009). Ilmu kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Purwaningrum, D., & Fibriyana, R. (2017). Faktor risiko kejadian abortus spontan di RSUD Kabupaten Temanggung. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(2), 102–109.

Quenby, S., Gallos, I. D., Dhillon-Smith, R. K., Podesek, M., Stephenson, M. D., Fisher, J., Brosens, J. J., … Coomarasamy, A. (2021). Miscarriage matters: The epidemiological, physical, psychological, and economic costs of early pregnancy loss. The Lancet, 397(10285), 1658–1667. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00682-6

Retna, P. D., Kuswanto, H., & Yuliana, T. (2009). Jarak kehamilan dengan kejadian abortus. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 2(1), 45–51.

Robinson, H. P. (2014). Ultrasound in early pregnancy and miscarriage diagnosis. British Medical Journal, 349, g4794. https://doi.org/10.1136/bmj.g4794

Singh, S., Maddow-Zimet, I., & Hussain, R. (2018). Global incidence of abortion and unintended pregnancy: Trends from 1990 to 2014. International Perspectives on Sexual and Reproductive Health, 44(3), 117–126.

Siregar, D. M., & Saragih, R. (2021). Hubungan karakteristik ibu dengan kejadian abortus di RSU Muhammadiyah Medan tahun 2020. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 12(2), 90–97.

Siti, N., Arum, D., & Rahmi, A. (2021). Abortus: klasifikasi, diagnosis, dan penatalaksanaan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(2), 123–134.

SKI. (2023). Statistik kesehatan Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Sukarni, I., & Sudarti, S. (2017). Patologi kehamilan. Jakarta: Salemba Medika.

Sulistyorini, E. (2023). Probabilitas wanita mengalami abortus berdasarkan faktor sosial ekonomi, demografi, dan kesehatan di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 18(2), 77–88.

Utami, R., Lestari, A., & Wulandari, S. (2021). Abortus spontan: prevalensi dan faktor risikonya di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 101–110.

Wang, X., Zhao, Y., & Li, Z. (2023). Maternal diabetes and miscarriage risk: A meta-analysis. Diabetes Research and Clinical Practice, 200, 110674. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2023.110674

World Health Organization. (2022). Recommendations on maternal and perinatal health: Miscarriage management. Geneva: WHO.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-19