EDUKASI DAN PEMBERIAN JINTAN HITAM DAN TEH TORBANGUN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS PERUMNAS II KOTA PONTIANAK

Penulis

  • Henny Fitriani Proofreader
  • Rini Sulistiawati Proofreader
  • Miftah Fitriyani Proofreader

Abstrak

ASI yang kurang akan mempengaruhi kepercayaan diri ibu untuk menyusui, sehingga menyebabkan terjadinya persepsi ketidakcukupan ASI yang selanjutnya mempengaruhi pikiran ibu dan pengeluaran hormon oksitosin. Di sisi lain, karena pengeluaran ASI berkurang, ibu semakin jarang menyusui sehingga mempengaruhi pengeluaran hormon prolaktin yang akan menyebabkan produksi ASI semakin berkurang. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di UPTD Puskesmas Perumnas II pada 10 orang ibu yang memiliki bayi usia 1-6 bulan diperoleh hasil bahwa sebanyak 60% ibu tidak memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Sebanyak 50% ibu tidak memeberikan ASI karena bekerja dan tidak ada stok ASI untuk bayinya. Sebanyak 30% ibu menyatakan pengeluaran ASI yang tidak adekuat sehingga ibu mencampur dengan susu formula. Tujuan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk meningkatkan pemahaman ibu menyusui terkait upaya kesehatan untuk meningkatkan produksi ASI dalam rangka ASI eksklusif. Kegiatan ini dilakukan oleh Dosen dan mahasiswa jurusan kebidanan Poltekekkes Pontianak. Tim melakukan koordinasi ke Puskesmas dan sangat difasilitasi oleh Kepala Puskesmas dan Bidan Pelaksana. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 20 – 22 Juli 2024. Media yang dipilih adalah leaflet. Metode yang dilakukan adalah ceramah dan tanya jawab, dan dilanjutkan pemberian the torbangun dan jintan hitam. Pelayanan pendidikan Kesehatan dilaksanakan di puskesmas Perumnas II. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan penyuluhan sebanyak 40 peserta. Selama kegiatan pendidikan berlangsung peran peserta cukup aktif yaitu (12,1%) peserta yang mengajukan pertanyaan pada saat diskusi berlangsung.

Kata Kunci : Penyuluhan, ASI eksklusif, Jintan Hitam, Teh Torbangun

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2024-09-27