Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Mp-Asi Pada Balita Usia 6-24 Bulan
Kata Kunci:
audio visual, balita, mpasi, pengetahuanAbstrak
World Health Organization (WHO) dan World Bank Group menunjukkan bahwa pada tahun 2020, secara global terdapat 149,2 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami stunting. Kementrian kesehatan dalam laporan RISKESDAS 2018 balita gizi kurang di Indonesia tercatat sebesar 17.7%. Jumlah kasus gizi buruk di Jawa Tengah tahun 2018 sebanyak 922 kasus. Data tahun 2024 di puskesmas ayah 1 terdapat sebanyak 213 balita gizi kurang, sebanyak 167 balita stunting dan tidak ada gizi buruk.
Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian edukasi Kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI pada balita usia 6-24 bulan di wilayah Puskesmas Ayah 1.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian metode penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental dengan metode komparatif berpasangan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dan diperoleh 36 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan video dari Kemenkes RI tentang MPASI. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Mc. Neimar dengan taraf signifikan 95%.
Hasil: Edukasi dengan media audio visual berpengaruh terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI pada balita usia 6-24 bulan di Wilayah Puskesmas Ayah I dengan p value 0.00<0.05.
Kesimpulan : Ada pengaruh edukasi dengan media audio visual berpengaruh terhadap pengetahuan ibu tentang pemberian MP-ASI pada balita usia 6-24 bulan