Hubungan Pengetahuan Dengan Penggunaan Moringa Pada Masa Post Partum Di Puskesmas Maos
Kata Kunci:
Pengetahuan, Moringa, Produksi ASIAbstrak
Masih rendahnya cakupan ASI Eksklusif salah satunya disebabkan karena produksi ASI nya sedikit. Produksi ASI yang kurang disebabkan oleh faktor nutrisi dan hormon. Salah satu cara meningkatan nutrisi dan hormon untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan asupan galaktogogue alami salah satunya daun kelor. Daun kelor dikenal sebagai sumber pangan bernutrisi tinggi karena mengandung karbohidrat, protein, vitamin, beta carotene dan zat besi lebih banyak dibandingkan jenis sayuran lain. Masih kurangnya pengetahuan dapat mempengaruhi pemanfaatan daun kelor. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan pengetahuan dengan penggunaan moringa untuk meningkatkan produksi ASI pada postpartum di Puskesmas Maos. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik korelasional. Desain yang digunakan adalah retrospektif kohort studi. Variabel bebas adalah pengetahuan tentang moringa dan variabel terikat adalah penggunaan moringa untuk meningkatkan produksi ASI pada postpartum. Instrumen penelitian menggunakan lembar demografi dan lembar kuesioner yang sudah tervalidasi serta menggunakan lembar checklist. Sampel adalah ibu extended postpartum 0-12 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Maos sebanyak 94 dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu postpartum di Puskesmas Maos tahun 2025 sebagian besar berumur dalam rentang 20-35 tahun (84%) orang, multipara (58,5%), berpendidikan menengah (51,1%) dan tidak bekerja (66%). pengetahuan tentang moringa paling banyak dengan kategori cukup (5,51%) dan penggunaan moringa untuk meningkatkan produksi ASI (60,4%). Ada hubungan yang signifikan dan lemah antara pengetahuan dengan penggunaan moringa untuk meningkatkan produksi ASI pada postpartum di Puskesmas Maos tahun 2025 (pv = 0,005; r = 0,289). Temuan dalam penelitian ini dapat sebagai acuan bagi puskesmas disarankan untuk memberikan informasi kepada masyarakat dapat memahami kandungan, manfaat, cara pengolahan, efek samping dan aturan penggunaan moringa sehingga ibu postpartum berminat untuk menggunakan moringa untuk meningkatkan produksi ASI