HUBUNGAN RIWAYAT KEHAMILAN, RIWAYAT MENYUSUI, DAN LASERASI PERINEUM DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI
Kata Kunci:
Inisiasi Menyusu Dini, Laserasi, Paritas, riwayat MenyusuiAbstrak
Latar belakang: Menurut laporan tahunan Dinas Kesehatan Bandar Lampung tampak bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif pada tahun 2021 adalah sebesar 88,9%, angka ini meningkat dibandingkan tahun 2020 yaitu 72,3%. Sedangkan pada tahun 2022 angka cakupan pemberian ASI eksklusif di Bandar Lampung yaitu sebesar 82,8% dimana terjadi penurunan persentase dari tahun 2021 ke tahun 2022. Tujuan: Diketahui faktor faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) di PMB Zubaedah Bandar Lampung Tahun 2025. Metode penelitian: Jenis penelitian menggunakan kuantitaif, rancangan penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sampel ibu bersalin sebanyak 34 responden. Teknik sampling purposive accidental sampling. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Karakteristik usia terbanyak kategori tidka beresiko (20-35 Tahun) sebanyak 32 responden (94,1%). Pendidikan terbanyak SMA 18 responden (52,9%) dan pekerjaan Ibu Rumah Tanga 20 responden (58,8%). Pemeriksaan ANC 5 kali sebanyak 13 kali (38,2%). Sebagian besar paritas ibu bersalin primipara sebanyak 18 responden (52,9%). Riwayat tidak menyusui sebanyak sebanyak 18 responden (52,9%). Laserasi sebanyak 18 responden (52,9%). Melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebanyak 24 responden (70,6%). Kesimpulan: Nilai p-value = 0,035 (< α 0,05) yang artinya ada hubungan riwayat kehamilan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD). Nilai p-value = 0,176 (> α 0,05) yang artinya tidak ada hubungan riwayat menyusui dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD). Nilai p-value = 0,035 (< α 0,05) yang artinya ada hubungan laserasi perineum dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD). Saran: Diharapkan kepada responden tetap selalu mempertahankan perilakumelakukan Inisiasi Menyusui Dini kepada bayinya karena akan diperolehbanyak manfaat yang salah satunya adalah dapat mengurangi Kejadian Perdarahan Post Partum.