PENGARUH EDUKASI SADARI TERHADAP KETERAMPILAN SADARI PADA WANITA USIA SUBUR

Penulis

  • Endah Fitriana Purwaningsih Universitas Muhammadiyah Purwokerto image/svg+xml Penulis
  • Ima Syamrotul Penulis

Kata Kunci:

Usia Subur, Sadari, Keterampilan

Abstrak

Angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia masih tinggi karena sebagian besar kasus terdeteksi pada stadium lanjut. Faktor lain kurangnya edukasi, keterbatasan fasilitas, stigma, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Edukasi SADARI Terhadap Keterampilan SADARI Pada Wanita Usia Subur di wilayah Puskesmas Karangpucung 1 Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimen dengan desain one group pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas edukasi SADARI. Edukasi diberikan menggunakan manikin dan leaflet, dengan post-test dilakukan dua jam setelahnya. Populasi penelitian adalah wanita usia subur di wilayah Puskesmas Karangpucung 1, dengan sampel sebanyak 32 orang. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat, menggunakan uji Wilcoxon dan tergantung distribusi data. Hasil: Mayoritas responden penelitian ini adalah wanita usia subur >35 tahun dengan pendidikan tinggi, yang secara teori memiliki potensi baik dalam menyerap informasi kesehatan. Sebelum intervensi, 65,6% memiliki keterampilan SADARI yang rendah, setelah edukasi SADARI berbasis demonstrasi dan praktik, 100% responden mencapai keterampilan sangat baik. Analisis statistik menunjukkan dengan nilai Z= –4,945 dan p=0,000 (p<0,05). Simpulan: Sebelum edukasi SADARI, keterampilan responden tergolong kurang, setelah edukasi, seluruh responden mencapai keterampilan sangat baik. Analisis statistik menunjukkan edukasi SADARI berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan.

Biografi Penulis

  • Ima Syamrotul

    Dosen Kebidanan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30