PERBEDAAN KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES DINGIN TERHADAP PENGURANGAN NYERI LASERASI PERINEUM PADA IBU POST PARTUM
Abstrak
Sekitar 85% wanita yang melahirkan spontan pervaginam mengalami trauma perineum berupa 32-33% karena tindakan episiotomi dan 52% merupakan laserasi spontan. Survey pendahuluan yang telah dilakukan di Klinik Nur Azizah Raman Utara Lampung Timur Tahun 2017 di temukan bahwa pada bulan januari tercatat ada 10 orang ibu bersalin di Klinik Nur azizah, dimana 8 diantaranya mengalami luka perineum. Sedangkan pada bulan februari tercatat ada 20 orang ibu bersalin dan 15 diantaranya mengalami luka perineum, sedangkan di Klinik Nurhanifa yang terdapat 26 ibu bersalin, dimana yang mengalami luka perineum sebanyak 19 orang. Dibandingkan dengan klinik As-Syifa hanya terdapat 20 ibu bersalin dimana 10 diantaranya mengalami luka perineum. Tujuan penelitian ini diketahui Perbedaan Kompres Hangat Dan Kompres Dingin Terhadap Pengurangan Nyeri Laserasi Perineum Pada Ibu Post Partum Di Klinik Nur Azizah dan Klinik Nur Hanifah Raman Utara Lampung Timur Tahun 2017.
Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian Quasi eksperimental dengan pendekatan pretest – posttest with control group design. Populasi sebanyak 38 ibu bersalin. Sampel sebanyak 24 orang dimana kriteria sampel dalam penelitian ini adalah Ibu post partum hari pertama, ibu post partum dengan luka perineum derajat 2 ,bersedia untuk dijadikan responden, ibu post partum yang belum mengkonsumsi obat analgetik, ibu dengan persalinan normal dan ibu yang kooperatif. teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisis data dengan uji T-Test Independent.
Hasil Penelitian, rata-rata nyeri sebelum dilakukan kompres hangat sebesar 8,20, sesudah dilakukan kompres hangat sebesar 6,33, sebelum dilakukan kompres dingin sebesar 8,27, sesudah dilakukan kompres dingin sebesar 5,33.Hasil uji t didapat p value 0,000 > a 0.05, yang berarti ada Perbedaan Kompres Hangat Dan Kompres Dingin Terhadap Pengurangan Nyeri Laserasi Perineum Pada Ibu Post Partum Di Klinik Nur Azizah dan Klinik Nur Hanifah Raman Utara Lampung Timur Tahun 2017. Saran dalam penelitian ini agar melakukan kompres dingin pada luka perineum ibu untuk mengurangi nyeri selain menggunakan obat farmakologi.
Referensi
Maryunani,Anik 2010. Nyeri Dalam Persalinan. Trans Info Media: Jakarta
Maternity.,Putri., Yuliyantina 2016. Asuhan Kebidanan Persalinan. Binarupa Aksara Publisher
McDowell,ian & Claire.1996. Measuring Health a guide to rating scales and questionnaires
Notoadmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka cipta. Jakarta.
Nugroho,T, 2014. Asuhan Kebidanan 3 Nifas. Nuha medika. Jogjakarta
P. Geetha (2013) effectivenese of ice pack application on the level of pain in episiotomy wound.
Potter, P. A., & Perry, A. G., Buku ajar fundamental keperawatan : konsep, proses, danpraktik(4thed. Vol. 1), EGC, Jakarta, 2005
Prasetyo, 2010. Konsepdan prose KeperawatanNyeri. GrahaIlmu: Yogyakart
Prawirohardjo, 2013. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. EGC. Jakarta
Rukiyah, A. Y., & Yulianti, L. (2010). Asuhan kebidanan IV (patologi kebidanan). Jakarta: Trans Info Media.
Yani, J. A., Mangkunegara, A. A. P., & Aditama, R. (1995). Sugiyono. 2017, Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. bandung: Alfabeta. Procrastination And Task Avoidance: Theory, Research and Treatment. New York: Plenum Press, Yudistira P, Chandra, Diktat Ku
Sondakh,Jenny JS, 2013. Asuhan Kebidanan Persalinan & Bayi Baru Lahir. Erlangga. Jakarta
Walyani Siwi, Elisabet. 2015. Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Pustaka Baru Press: Yogyakarta
Wolf, (2011). Asmadi, 2013 Teknik Prosedural Keperawatan