PEMBERDAYAAN IBU UNTUK MELAKUKAN TEHNIK MENYUSUI YANG BENAR GUNA MENCAPAI KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF

Penulis

  • Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani Proofreader

Abstrak

Berdasarkan Profil Kesehatan tahun 2020 kematian  bayi  di  Indonesia  berada  pada  kategori  tinggi  yaitu  28.158  kematian  balita (Kemenkes, 2021). Salah satu upaya untuk menurunkan angka kematian tersebut adalah salah satunya dengan pemberian Asi esklusif. Berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia tahun 2023, cakupan ASI eksklusif stagnan dalam 2 tahun terakhir yaitu bayi usia 0-5 bulan yang diberikan ASI eksklusif tahun 2021 sebesar 52,1 % dan pada tahun 2022 sebesar 52,2%. Seorang ibu sering mengalami masalah dalam pemberian ASI eksklusif, salah satu kendala utamanya adalah produksi ASI yang tidak lancar dan puting susu lecet (Kemenkes, 2020). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pada ibu dalam komunitas mamacircle agar dapat menyusui dengan tehnik yang benar sehingga tercapai keberhasilan ASI eksklusif. Kegiatan ini telah dilaksanakan secara online dan offline dengan jumlah peserta online 15 orang, dan offline 18 orang. Kegiatan ini menggunakan metode pretest, ceramah, tanya jawab, kemudian dilakukan simulasi cara/tehnik menyusui yang benar sesuai ceklist yang telah disediakan, dan  diakhiri dengan postest. Kegiatan telah dilaksanakan dengan baik dan dapat disimpulkan adanya peningkatan pengetahuan ibu sebanyak 70% (kategori baik). Sebaiknya ibu dibekali pengetahuan seputar menyusui sejak masa kehamilan agar siap menghadapi proses menyusui setelah melahirkan, sehingga tercapai keberhasilan ASI eksklusif.

 

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-15