PEMBERIAN SARI KURMA DENGAN MADU TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBULIN PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUTRI AYU KOTA JAMBI
Abstrak
Tingginya angka kejadian anemia menyebabkan 51% ibu hamil dua kali lebih mungkin mengalami anemia dibanding ibu yang tidak hamil. Anemia gizi besi disebabkan oleh penyerapan zat besi dari makanan atau suplemen makanan. Sari kurma dengan madu (phoenix dactylifera) mengandung zat besi sebanyak 1,5 mg per buah, bila dikonsumsi secara teratur membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kurma dengan madu terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan intervensi dengan metode group pretest posttest dengan jumlah 30 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95% selama 14 hari. Pemberian sari kurma dengan madu berpengaruh nyata (p-value 0,002<0,05) terhadap kadar hemoglobin ibu hamil anemia. Kegiatan ini menyimpulkan, sari kurma engan madu dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.