PAPERCRAFT SEBAGAI STIMULASI MOTORIK HALUS PADA ANAK STUNTING DI DESA BANDUNG KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG
Abstrak
Latar Belakang: Terapi bermain merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan memampuan anak dalam kualitas motorik halus anak. Kemampuan motorik halus yang dimiliki setiap anak berbeda. Keterampilan motorik halus merupakan salah satu jenis keahlian yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki kemampuan motorik halus yang baik, anak akan mampu melakukan berbagai aktivitas di sekolah, antara lain memegang pensil, buku. Permasalahan: Perkembangan pada anak ada yang lambat, cepat, dan ada pula yang sesuai dengan tahap perkembangan tergantung pada kematangan anak. Kemampuan motorik halus anak dikatakan terlambat, bila diusianya yang seharusnya anak sudah dapat mengembangkan keterampilan baru, tetapi ia tidak menunjukkan kemajuan tersebut. Solusi yang Ditawarkan: Stimulasi pada anak pada aspek motorik halus dengan media permainan papercraft. Jenis Mitra: Anak dengan stunting di posyandu Randulawang II sebanyak 12 anak. Jadwal Kegiatan: Bulan Agustus 2023. Target: Peningkatan perkembangan pada aspek motorik halus pada anak stunting.
Kata Kunci: Papercraft, Motorik Halus, Stunting